Ekbis

OJK Lakukan Penyehatan Dua BPR di Jawa Tengah, Bermasalah dalam Resiko Usaha

×

OJK Lakukan Penyehatan Dua BPR di Jawa Tengah, Bermasalah dalam Resiko Usaha

Sebarkan artikel ini
OJK Lakukan Penyehatan Dua BPR di Jawa Tengah, Bermasalah dalam Resiko Usaha
Media Briefing Sektor Jasa Keuangan OJK Provinsi Jawa Tengah. (Ellya/beritajateng.tv)

Untuk menjaga tingkat NPL, OJK terus melakukan pengawasan secara intensif kepada bank dan memerintahkan bank untuk membentuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang memadai sesuai ketentuan yang berlaku.

Juga melakukan program restrukturisasi dan konsolidasi BPR.

“Karena kita tahu kedepan bersaing dibidang perbankan perlu skala ekonomi yang cukup. Kalau terlalu kecil juga tidak kuat untuk bersaing. Kalau beroperasi dengan efisien maka landing rate bisa lebih murah dan risiko untuk menjadi NPL juga kecil,” ucapnya.

Secara umum, perkembangan BPR/BPRS di Jawa Tengah juga mencatatkan kinerja yang positif dengan pertumbuhan aset sebesar 2,60 persen (yoy).

Aset tersebut juga di ikuti dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) BPR/BPRS di Jawa Tengah yang tercatat tumbuh sebesar 3,24 persen (yoy) sebesar Rp39,89 triliun. Dengan total Kredit BPR/S di Jawa Tengah mencapai Rp38,58 triliun naik 2,23 persen (yoy). (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran

Tinggalkan Balasan