JatengMenyapa Nusantara

Tak Butuh Modal Banyak, Dinkop UKM Minta Kopdes Merah Putih di Jateng Bisnis Laku Pandai atau Agen Pos

×

Tak Butuh Modal Banyak, Dinkop UKM Minta Kopdes Merah Putih di Jateng Bisnis Laku Pandai atau Agen Pos

Sebarkan artikel ini
Laku Pandai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (ant)
Laku Pandai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kendala permodalan jadi alasan utama mengapa tak sedikit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) maupun Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang belum beroperasi di Jawa Tengah.

Berdasarkan data Dinas Koperasi Usaha, Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Jawa Tengah, menyebut sudah ada 8.523 KDMP dan KKMP yang sudah berbadan hukum di Jawa Tengah. Hanya saja, dari 8.523, hanya ada 3.308 KDMP maupun KKMP yang baru beroperasi.

Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah, Desy Arijani, menyebut, alasan lima ribu lebih KDMP dan KKMP belum beroperasi di Jawa Tengah ialah permodalan.

“Yang belum operasional itu ya biasanya alasan mereka kan modalnya terbatas, sehingga belum ada modal. Makanya Dinas Koperasi itu kemarin berupaya untuk bagaimana mereka setidaknya membuka dululah satu gerai gitu,” ujar Desy saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, Kamis, 2 Oktober 2025.

Desy menjelaskan, berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, ada 7 (tujuh) gerai yang bisa KDMP buka, yakni kantor koperasi, kios sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, sistem pergudangan (cold storage), dan sarana logistik.

Menurutnya, tujuh gerai itu bisa menjadi opsi yang pengurus KDPM maupun KKMP pilih di tengah keterbatasan modal.

“Karena kan sesuai dengan Inpres itu, mandatnya ada tujuh gerai. Pertama itu kantor koperasi, kedua gerai sembako, lalu cold storage atau pergudangan, gerai apotek desa, terus klinik desa, kemudian simpan pinjam atau potensi yang lain. Kan seperti itu,” sambungnya.

BACA JUGA: Dari Kursi Komisaris ke Pusaran Kasus Korupsi, Ini Sosok Iwan Lukminto

Selain tujuh gerai di atas yang bentuk bisnisnya fisik, Desy mengaku Dinas Koperasi UKM telah mengusulkan kepada KDMP dan KKMP untuk membuka usaha yang tak memerlukan banyak modal maupun tempat. Salah satunya ialah dengan menyediakan Laku Pandai.