BACA JUGA: Festival Bunga Bandungan 2026 Sedot Ribuan Pengunjung, DPRD Kabupaten Semarang Dorong Jadi Agenda Nasional
“Kelompok seni yang sudah tampil pada tahun 2026 tidak akan tampil lagi pada 2027. Harus bergantian dengan yang lain sehingga akan terus muncul kreativitas-kreativitas baru,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Kelompok Seni Margo Tomo Arso Jagad dari Dusun Jenganti, Desa Kebondalem, Kecamatan Jambu, Agung Priyono, mengapresiasi penyelenggaraan Ojo Dumeh Fest.
Menurutnya, festival tersebut menjadi bukti keberpihakan wakil rakyat terhadap pelaku seni tradisional yang selama ini terus berupaya melestarikan budaya lokal.
“Tentunya kami yang memiliki semangat untuk nguri-uri keragaman kesenian dan budaya rakyat ini juga merasa ԁi-uwongke. Sebab, kami sudah ԁiberi kesempatan,” ungkap Agung. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





