SEMARANG, beritajateng.tv – Ojo Dumeh Fest 2026 terus menjadi ruang bagi para pelaku seni budaya lokal Kabupaten Semarang untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkuat pelestarian kesenian tradisional.
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bagus Suryokusumo, menegaskan sudah saatnya kelompok seni lokal memperoleh apresiasi dan keberpihakan yang lebih besar, terutama dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Hal itu ԁisampaikan saat menghadiri Ojo Dumeh Fest 2026 di Rest Area Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Minggu, 19 Juli 2026.
Menurut Bagus, penyelenggaraan di Kecamatan Jambu merupakan rangkaian keempat dari roadshow Ojo Dumeh Fest. Festival tersebut bakal ԁigelar di 19 kecamatan di Kabupaten Semarang.
Dari pelaksanaan sebelumnya di Kecamatan Bandungan, Bawen, dan Bergas, ia melihat kualitas kelompok seni budaya lokal tidak kalah ԁibandingkan kelompok kesenian dari daerah lain.
“Kalau kesenian rakyat lokal saja sudah bagus, kenapa setiap acara merti desa atau hajat lainnya harus mendatangkan dari Kabupaten Boyolali atau Kabupaten Temanggung,” ujarnya.
BACA JUGA: Ojo Dumeh Fest 2026 Siap Digelar di Jambu, Wadahi Pegiat Seni Budaya 19 Kecamatan di Kabupaten Semarang
Bagus menilai perbedaan yang terlihat selama ini lebih banyak terletak pada dukungan tata cahaya dan penggunaan multimedia. Bukan pada kualitas pertunjukan.
Karena itu, ia mendorong pemerintah desa maupun masyarakat untuk lebih mengutamakan kelompok seni lokal dalam kegiatan sedekah bumi, merti desa, maupun tradisi lainnya.
Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap para seniman daerah. Akan tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian pelaku seni budaya di Kabupaten Semarang.
“Dengan begitu akan bisa ‘ngurupi’ dan ‘nguripi’ para pelaku seni budaya dari daerah sendiri,” katanya.
Bagus menjelaskan Ojo Dumeh Fest ԁigagas melalui program hibah pentas seni sebagai upaya membangkitkan kreativitas kelompok seni lokal.
Program tersebut juga akan berlanjut pada 2027. Yaitu dengan memberikan kesempatan kepada kelompok seni lain agar semakin banyak komunitas yang memperoleh ruang tampil.





