SEMARANG, beritajateng.tv – Ratusan karateka pelajar dari berbagai daerah di Jawa Tengah tumpah ruah memadati Gedung Serbaguna GOR Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Minggu, 4 Oktober 2026. Mereka bersaing ketat dalam ajang Kejuaraan Terbuka Karate Pelajar Kabupaten Semarang I – Ojo Dumeh Cup 2026.
Didukung penuh oleh KONI Kabupaten Semarang, kejuaraan ini menyuguhkan berbagai nomor pertandingan, mulai dari kata (seni gerak) hingga kumite (pertarungan) yang ԁibagi ke dalam sejumlah kelas usia sekolah.
Ketua Panitia Penyelenggara, Febryan Gede Saputra, mengaku tak menyangka kejuaraan perdana ini mendapat sambutan luar biasa. Hal ini ԁibuktikan dengan tingginya antusiasme peserta yang tidak hanya datang dari Kabupaten Semarang, melainkan juga berbagai kabupaten/kota lain di Jawa Tengah.
BACA JUGA: Merawat Permainan Tradisional, Kala Kejuaraan Gobak Sodor Anggota PKK se-Kabupaten Semarang Digelar
“Peserta datang dari Kota Semarang, Salatiga, Purbalingga, Tegal, Temanggung, Sragen, Grobogan, Pemalang, Banjarnegara, hingga Kudus,” ujar Febryan.
Ia menjelaskan, ajang ini tak sekadar mencari bibit-bibit muda berbakat di cabang olahraga karate. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wadah evaluasi hasil pembinaan karate. Baik di tingkat Kabupaten Semarang maupun Jawa Tengah secara keseluruhan.
“Kami berharap dari ajang inilah lahir generasi penerus karateka Jawa Tengah yang nantinya mampu mengharumkan nama bangsa di kancah nasional maupun internasional,” tegasnya.
Apresiasi Terhadap Ojo Dumeh Karate Open Championship
Sementara itu, mewakili Bupati Semarang, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Semarang, M. Taufiqur Rahman, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya turnamen ini.
Menurut Taufiq, kejuaraan terbuka sangat krusial untuk menunjang pembinaan prestasi secara berjenjang. Mulai dari Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
BACA JUGA: Merawat Permainan Tradisional, Kala Kejuaraan Gobak Sodor Anggota PKK se-Kabupaten Semarang Digelar
“Bukan tidak mungkin, atlet-atlet yang hari ini bertanding di Ojo Dumeh Championship kelak akan mewakili Indonesia di kejuaraan karate level internasional,” timpal Taufiq optimistis.
Selain aspek prestasi, Taufiq menilai karate adalah sarana efektif untuk membentuk karakter positif dan kedisiplinan generasi muda. Oleh karena itu, latihan rutin di dojo harus ԁiimbangi dengan jam terbang melalui kompetisi seperti ini.
“Selain latihan, mutlak ԁiperlukan kompetisi agar mental para atlet betul-betul terbentuk dan siap menghadapi tekanan,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





