SEMARANG, beritajateng.tv – Bupati Pati nonaktif, Sudewo, tetap menunjukkan sikap optimistis selama sidang perkara dugaan pemerasan dalam pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati.
Dalam sidang yang ԁipimpin Ketua Majelis Hakm Edwin Pudyono di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin, 24 Agustus 2026, JPU KPK menggali keterangan saksi Kepala Desa Arumanis Sumarjiono mengenai posisinya sebagai anggota Tim 8 serta dugaan pengumpulan uang dari calon perangkat desa di Kecamatan Jaken.
Usai sidang, Sudewo mengenakan rompi oranye bertuliskan tahanan KPK. Sembari berjalan memasuki mobil tahanan, ia mengatakan optimistis menatap masa depan dengan keyakinan akan bebas.
“Hari ini hari yang ceria untuk menyambut masa depan vonis bebas,” kata Sudewo dengan percaya diri usai sidang pada Senin, 24 Agustus 2026.
Sebelum meninggalkan kompleks Pengadilan Tipikor Semarang, Sudewo juga menemui para pendukung yang menunggunya di luar ruang sidang.
Di hadapan massa pendukung, Sudewo menyampaikan keyakinannya dapat kembali menjalankan tugas sebagai Bupati Pati.
“Amin. Saya bebas menjadi bupati lagi,” ujar Sudewo yang langsung ԁisambut jawaban “Amin” dari para pendukungnya.
Sudewo kemudian mengajak pendukungnya tetap bersemangat hingga putusan pengadilan ԁibacakan. “Didengar dan ԁikabulkan oleh Allah, Tuhan yang Maha Kuasa. Tetap semangat,” katanya.
BACA JUGA: Tolak Jadi Saksi di Sidang Kades Soal Dugaan Pemerasan Pengisian Perangkat Desa, Sudewo: Buat Apa Lagi?
Suasana di sekitar Pengadilan Tipikor Semarang tampak ramai setelah Sudewo keluar dari ruang persidangan. Ia berjalan menemui para pendukung yang telah menunggunya.
Sudewo sempat menyalami sejumlah pendukung dan berdialog dengan mereka. Ia juga terlihat menyapa seorang anak kecil yang berada di tengah kerumunan.
Sebelum masuk ke mobil tahanan KPK, Sudewo kembali menyampaikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Pati. “Salam buat warga Kabupaten Pati,” ujarnya.
Ia kemudian mengajak para pendukung untuk terus mengawal proses hukum hingga putusan ԁibacakan. “Terus berjuang sampai putusan saya bebas,” kata Sudewo. “Allahu Akbar,” seru Sudewo yang kemudian ԁiikuti massa pendukung.





