Scroll Untuk Baca Artikel
Kesehatan

Pasien Kanker Tak Perlu Antre, RSWN Semarang Segera Bangun Gedung Onkologi Radiasi

×

Pasien Kanker Tak Perlu Antre, RSWN Semarang Segera Bangun Gedung Onkologi Radiasi

Sebarkan artikel ini
RSWN Semarang Gedung Onkologi Radiasi
Direktur RSWN Semarang, Eko Krisnarto saat ditemui awak media di RSUD KRMT Wongsonegoro, Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Rumah Sakit Umum Daerah KRMT Wongsonegoro (RSWN) Semarang tengah menyiapkan gedung onkologi radiasi. Nantinya, pelayanan pengobatan kanker yang membutuhkan radiasi tidak perlu lagi mengantre di RS tipe A.

Direktur RSWN, Eko Krisnarto mengatakan, pembangunan gedung onkologi radiasi sedang berproses bersamaan dengan pembangunan gedung rawat inap 12 lantai. Detail engineering desain (DED) sudah ada. Proyek tersebut juga sudah masuk lelang.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Diharapkan tahun ini selesai. Kalau selesai, alat ada, dokter ada, SDM ada. Insyaallah Januari 2025 bisa beroperasi,” papar Eko, Senin 5 Februari 2024.

Adanya gedung onkologi radiasi, menurutnya, akan memudahkan masyarakat mendaoat pelayanan pengobatan kanker yang membutuhkan radiasi. Mereka tidak perlu mengantre di RS Kariadi. Saat ini, pelayanan onkologi radiasi di Semarang baru ada di RS Kariadi.

“Semua support Bu Wali supaya masyarakat Semarang yang mendapat diagnosis kanker tidak menunggu lama di RS tipe A, RS Kariadi. Tapi bisa terlayani di RSWN Semarang,” terangnya.

Onkologi Radiasi di RSWN Semarang

Dari segi sumber daya manusia (SDM), Eko menyampaikan, RSWN sudah memiliki dokter spesialis onkologi radiasi. Pihaknya juga sudah menyekolahkan tenaga radiologi.

“Tenaga teknisnya, level 8, saat ini menempuh studi di Universitas Indonesia. Tahun ini selesai, sekalian dengan pembangunan gedung juga selesai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eko mengatakan, RSWN terus berinovasi memberikan pelayanan lebih baik. Pelayanan juga semakin diperluas.

RSWN baru saja meluncurkan pelayanan Magnetic Resonance Imaging (MRI) 3 tesla pada Januari 2024. Sehingga, jika ada massa yang tidak bisa terlihat dengan MRI 1,5 tesla, bisa menggunakan MRI 3 tesla.

Tinggalkan Balasan