Pastikan Rutin Periksa ke Dokter Gigi, Jangan Anggap Sepele Masalah Gigi

Dokter gigi (drg) John Forbes melakukan pemeriksaan.

Semarang, 29/5 (BeritaJateng.tv) – Permasalahan sakit gigi dilihat dari kacamata kedokteran bukan masalah sepele. Pasalnya banyak titik saraf di area gigi dan mulut yang jika salah penanganannya akan berakibat fatal.

Dokter gigi (drg) John Forbes mengutarakan jika kebanyakan pasien yang datang kepadanya kebanyakan sudah memiliki masalah serius pada giginya. Bahkan yang sedang menjadi tren adalah perawatan estetika gigi yang seharusnya pasien datang ke dokter gigi bukan ke salon kecantikan.

“Ini salah, banyak pasien yang datang ke saya adalah “korban” salon kecantikan gigi harusnya mereka datang ke dokter gigi untuk urusan estetika gigi. Ini jadi habit juga bahwa masyarakat Semarang khususnya kalau datang ke dokter gigi ya kalau sakit gigi saja, padahal itu tidak benar,” kata drg John.

Dokter yang praktek di Semarang Medical Center (SMC) RS Telogorejo, Semarang Dental Center dan Agape Dental Clinic ini menjelaskan bagi pasien yang giginya sudah mengalami kerusakan maka paling tidak harus 3 – 4 kali datang ke dokter gigi untuk mengatasi masalah giginya.

Dewasa ini, masyarakat banyak menginginkan memiliki gigi putih dan rapi seperti selebriti. Namun sayangnya mereka justru memutihkan dan merapikan giginya bukan ke ahlinya yakni dokter gigi. Mereka yang datang ke dokter gigi justru saat giginya dalam masalah.

drg. John menjelaskan jika gigi tidak boleh dipotong. Bahkan veneer yang benar dari segi estetika Hany dilakukan untuk gigi yang berlubang. Sedangkan untuk pemutihan gigi atau whitening sesuai dengan ilmu kedokteran gigi adalah membersihkan gigi dengan menggunakan cairan tertentu. Setelah ditunggu beberapa menit maka warna gigi akan berubah ke warna asli gogi, sehingga email gigi tidak berkurang.

“Jadi whitening itu sebenernya mengembalikan warna asli gigi, kalau mau tau seberapa putihnya gigi bisa dilihat dari putihnya bola mata karena semakin putih bola mata maka akan semakin putih gigi,” jelasnya.

Dokter yang sudah menjalani profesi dokter gigi selama 5 tahun dan di bidang estetik gigi selama 4 tahun ini mengatakan untuk memiliki gigi yang sehat, haruslah menghindari makanan yang lengket, karena sisa makanan tang lengket lah yang bisa merusak gigi jika tidak dibersihkan dengan baik.

“Untuk kesehatan gigi terutama hindari makanan lengket dan setelah makan harus benar benar dibersihkan, sebelum tidur harus gosok gigi dan kontrol gigi sebaiknya 6 bulan sekali,” pungkasnya. (Ak/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.