Di tengah perjalanan, sebuah mobil misterius berhenti di tepi jalan. Seorang pria menurut dugaan berpura-pura memperbaiki kendaraan sebelum tiba-tiba mendekati H dan memaksanya masuk ke dalam mobil.
“Pelakunya satu orang, posisi mobil berhenti. Ananda H sempat pelaku paksa dan masukkan ke mobil,” ungkap Kepala SDN Pakintelan 02, Slamet Hari Pambudi, Rabu, 20 Agustus 2025.
H kemudian meloloskan diri. Ia membuka pintu mobil dan berlari ke arah yang aman. Meski selamat, H mengalami luka di bagian wajah akibat cakaran, yang kemudian langsung mendapat penanganan medis. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





