“Kesuksesan MTQ tidak hanya diukur dari lancarnya perlombaan, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi terbaik Kota Semarang kepada seluruh Indonesia,” katanya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan sekitar 8.000 kafilah dari seluruh provinsi akan hadir dalam MTQ Nasional XXXI.
Jumlah tersebut menjadi peluang besar bagi Kota Semarang untuk memperkuat citra sebagai kota tujuan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional.
Sementara itu, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menegaskan MTQ Nasional merupakan sarana membangun peradaban Qurani dengan menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia juga mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang yang dinilai telah mempersiapkan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI secara serius melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan mulainya rangkaian persiapan tersebut, Pemkot Semarang optimistis MTQ Nasional XXXI 2026 tidak hanya sukses sebagai ajang perlombaan. Tetapi juga mampu memperkuat syiar keagamaan, meningkatkan pelayanan kepada tamu, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat Kota Semarang. (*)





