DEMAK, 10/3 (beritajateng.tv) – Proyek jalan tol Semarang-Demak masih terkendala pembebasan lahan. Dalam pertemuan Komisi D DPRD Jateng dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY terungkap masih ada sejumlah bidang tanah yang belum dibebaskan karena terendam air.
“Dengan kondisi tersebut, tanah menjadi milik negara sehingga menunggu perpres tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dan Surat Keputusan Penetapan Tanah Musnah oleh BPN,” kata Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri saat memantau pembangunan Jalan Tol Semarang-Sayung, Kamis (10/3/2022).
Selain itu, kondisi existing dan faktor cuaca juga melengkapi permasalahan yang memerlukan tindak lanjut kedepannya.
“Ada konstruksi yang menggunakan cerucuk (dari bambu). Karena itu di wilayah ini perlu monitoring lebih lanjut,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.