“Selama ini praktiknya kurang ideal. Ideal dalam pengertian konsepsi negara demokrasi yang ideal, kedaulatan rakyat yang ideal,” tutur Arief.
BACA JUGA: MK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Terpisah, Arief Hidayat: Praktiknya Selama Ini Kurang Ideal
Menurut Arief, Pemilu serentak yang selama ini berlangsung justru memberatkan penyelenggara. Selain itu, juga membingungkan masyarakat Indonesia karena banyaknya pasangan calon yang harus mereka pilih.
“Itu tidak bisa karena persiapan partai dan sebagainya kalau lima kotak kan berat. Penyelenggara juga berat. Rakyat juga memilihnya bingung kan? Nah, maka terus MK memutuskan [pemisahan],” jelasnya.
Sementara itu, terkait pihak yang protes dengan keputusan MK, Arief menegaskan bahwa keputusan MK bersifat final dan binding sehingga harus berjalan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





