Ia meminta capaian tersebut tidak membuat jajaran Pemkot Semarang berhenti melakukan pembenahan. Penghargaan justru harus menjadi pemacu untuk menjaga standar tata kelola yang telah hadir.
“Saya berharap momentum ini menjadi pemicu untuk terus memelihara iklim tata kelola yang akuntabel demi kemajuan seluruh warga Semarang,” tegasnya. (*)





