SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Ngaliyan dan Tugu.
Tidak hanya fokus pada penanganan fisik akibat banjir di Wonosari, Ngaliyan dan Mangkang Kulon. Pemkot Semarang juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir terpenuhi melalui distribusi bantuan sosial dan logistik.
Sejak banjir terjadi, jajaran OPD terkait bersama personel gabungan langsung terjun untuk melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak.
Pembersihan material lumpur, normalisasi saluran, penyedotan genangan, hingga pendataan warga terdampak secara intensif agar kondisi segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Selain penanganan fisik, Pemkot Semarang juga bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir.
BACA JUGA: Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan, Pembersihan Silayur dan Penanganan Tanggul Dikebut
Penyaluran bantuan, meliputi 60 paket makanan siap saji, 140 paket lauk pauk siap saji, 25 lembar kasur, 10 lembar tenda gulung, 10 paket family kit, serta 8 paket perlengkapan anak (kids ware).
“Bantuan ini untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung. Distribusi berjalan secara bertahap dengan prioritas pada wilayah dan warga yang paling terdampak,” tegas wali kota Agustina.
Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan banjir berjalan secara menyeluruh. Mulai dari penanganan kondisi di lapangan hingga perhatian terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
Koordinasi lintas OPD juga terus berjalan agar proses penanganan berjalan cepat, efektif, dan tepat sasaran.
Pemkot Semarang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Serta aktif melaporkan kondisi kedaruratan di wilayah masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas. (*)





