“Jalur alternatif juga harus siap dan mulus. Misalnya akses menuju Wates dan Gondoriyo yang sering dipakai untuk mengurai kepadatan,” jelas Suwarto.
Perbaikan menyeluruh ini diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi kendaraan selama periode mudik, sekaligus mengurangi beban di ruas jalan utama yang kerap menjadi titik rawan macet.
Terkait penerangan di jalur alternatif, Suwarto menyampaikan bahwa kewenangan berada di Dinas Perhubungan. Namun pihaknya akan berkoordinasi agar kebutuhan lampu penerangan jalan dapat terpenuhi sebelum arus mudik mulai.
“Untuk penerangan memang kewenangan Dinas Perhubungan. Tapi akan kami komunikasikan supaya jalur alternatif juga aman dan terang saat di lalui malam hari,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





