BATANG, beritajateng.tv — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melalui PT Jateng Petro Energi (JPEN) berkomitmen mendukung pengembangan bisnis energi baru terbarukan (EBT) di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Kawasan Industripolis Batang.
Komitmen tersebut tertuang dalam nota kesepahaman dan Non-Disclosure Agreemet (NDA) yang ditandatangani oleh PT JPEN dengan KITB, di Jumat, 27 Februari 2026.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyaksikan secara langsung penandatanganan MoU ini. Kerja sama tersebut terkait investasi layanan energi baru terbarukan (EBT) terintegrasi dengan sistem keandalan daya tanpa kedip (zero interruption power).
Pemprov Jateng Dukung Energi Terbarukan
Luthfi mengatakan, KITB merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) dan telah menjadi etalasenya investasi di Jawa Tengah. Secara tidak langsung, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempunyai tanggung jawab untuk ikut meningkatkan daya saing KITB.
BACA JUGA: BMKG Ungkap Wilayah Berstatus Waspada dan Siaga Hujan Lebat 28 Februari 2026, Termasuk Jateng
“Jangan sampai KITB ini punya kawasan yang byar-pet, kadang nyala kadang mati (listriknya). Susun strategi, kalau perlu bikin timeline, harus secepatnya (direalisasikan) energi baru terbarukan ini. KITB harus menjadi percontohan nasional untuk industri lain,” katanya saat memberikan sambutan.
Energi baru terbarukan sendiri telah menjadi salah satu syarat yang diajukan oleh banyak investor dari luar negeri. Setiap kali Ahmad Luthfi mempromosikan potensi investasi dan kawasan industri, ketersediaan energi baru terbarukan untuk mendukung industri hijau dan ramah lingkungan selalu ada dalam daftar pertanyaan.
“Lalu saya ceritakan kalau kita punya banyak danau atau waduk yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Para investor banyak yang tertarik untuk ikut investasi,” jelasnya.
Direktur Utama PT JPEN, Dwi Budi Sulistiyana, mengatakan investasi layanan sistem keandalan daya tanpa kedip (zero interruption power) tersebut merupakan upaya mewujudkan suplai energi listrik yang tidak pernah putus selama 24 jam. Ini akan menunjang KITB ini menjadi satu-satunya kawasan industri yang mencapai tier 4.





