Atas saran sang adik, melalui komunikasi lewat telepon, Sulaiman dan keluarga di minta turun dari bus. Dan rencananya akan di jemput dengan sepeda motor.
Sehingga oleh awak bus mereka diturunkan di KM 457A. Setelah turun di jalan tol wilayah Pabelan, adiknya juga kebingungan dan tidak mengetahui posisi keluarga Sulaiman tersebut.
“Selanjutnya, keluarga ini kami evakuasi ke Mapolsek Tengaran agar bisa beristirahat sambil menunggu adiknya yang akan menjemput,” tambahnya.
BACA JUGA: Daftar Rest Area Tol Trans Jawa Wilayah Jateng yang Tersedia SPKLU, Pemudik Mobil Listrik Wajib Tahu
Kompol Joko menambahkan, atas kejadian di tol Semarang-Solo ini, ia mengimbau para pemudik dengan transportasi bus agar lebih teliti dan betul- betul memperhatikan rute perjalanan yang akan mereka lalui.
Selain itu juga tidak turun di ruas jalan tol karena berisiko dan membahayakan keselamatan. “Kami mengimbau para pemudik untuk memastikan titik turun yang aman dan tidak turun di ruas tol,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





