EkbisHeadline

Pengamat Ekonomi Ini Kritik Keras Pinjol: Proteksi Data Nasabah Nihil!

×

Pengamat Ekonomi Ini Kritik Keras Pinjol: Proteksi Data Nasabah Nihil!

Sebarkan artikel ini
aplikasi pinjol ojk
Ilustrasi pinjol. (Foto: Freepik)

Berkaitan dengan hal itu, selaku pengamat ekonomi sekaligus nasabah, ia merasa lebih aman jika menggunakan nomor ponsel berkode luar negeri.

“Makanya kayak WhatsApp dan seterusnya itu kalau pakai nomor Indonesia, itu gampang kena bajak. Misalnya kita dikirimin gambar atau APK, kalau saya sampai buka data itu, bisa M-Banking saya kena bobol. Bisa jadi nanti uang kita diambil. Itu bisa,” ucapnya.

BACA JUGA: OJK Libatkan Lurah dan Kades Jadi Agen Literasi Keuangan untuk Cegah Maraknya Pinjol Ilegal

Esther berharap akan ada regulasi tegas terkait perlindungan data nasabah atau pengguna dalam dunia fintech. Baginya, fintech termasuk pinjol tidak sepenuhnya menjamin keamanan data nasabah meski sudah terverifikasi OJK. Ia pun membeberkan kelemahan pinjol, terutama soal regulasi, yang baginya memiliki mekanisme kurang jelas.

“Waktu launching fintech pertama saya sampaikan ke OJK, kita itu masih lemah regulasi terkait dengan pinjol. Kalau bank kan sudah tercatat rapi. Mau pinjem harus ada agunan, prosedur sudah jelas. Kalau pinjol kan nggak ada agunan, nggak ada prosedur yang jelas,” pungkasnya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp