“Saya melihat di dalam pertemuan ini tercermin dengan baik. Bukan hanya kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur, tapi bahkan juga ada birokrat yang masuk sekaligus dalam jajaran kepengurusan. Itu sesuatu yang permulaan yang baik dalam mewujudkan seluruh proses ini,” tandas Anwar.
Ketua Umum MUI Jawa Tengah masa khidmat 2026-2031, Noor Achmad, mengatakan pihaknya membutuhkan doa dan dukungan dari seluruh pihak dalam menjalankan amanah kepengurusan selama lima tahun ke depan.
“Kami hanya mohon doa dan dukungan. Ini yang Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat, Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, dan tentu saja Forkopimda Jawa Tengah, dan seluruh masyarakat Provinsi Jawa Tengah,” kata Noor.
Ia berharap kepengurusan MUI Jawa Tengah dapat menjalankan tugas dengan lancar dan bertanggung jawab, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi untuk kepentingan masyarakat Jawa Tengah.
“Mudah-mudahan kami bisa menjalankan tugas dengan lancar, amanah, dan dengan bertanggung jawab, dengan berbagai macam inovasi dan kreativitas dalam rangka untuk kepentingan Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





