Olahraga

PERBASI Bidik Pemain Diaspora Timnas Basket 3 x 3, Jawa Tengah Jadi Lumbung Talenta Muda

×

PERBASI Bidik Pemain Diaspora Timnas Basket 3 x 3, Jawa Tengah Jadi Lumbung Talenta Muda

Sebarkan artikel ini
Timnas Basket

SEMARANG, beritajateng.tv – DPP Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) memprioritaskan pencarian pemain ԁiaspora atau berdarah campuran Indonesia untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia, khususnya nomor 3 x 3 yang ԁiproyeksikan menuju ajang Olimpiade. Opsi naturalisasi tetap terbuka apabila ԁibutuhkan untuk meningkatkan daya saing tim di level internasional.

Sekretaris Jenderal DPP PERBASI, Nirmala Dewi, mengatakan kebutuhan akan pemain dengan postur dan kualitas yang mampu bersaing secara global menjadi salah satu alasan PERBASI mulai memperluas pencarian talenta hingga ke luar negeri.

“Kalau memang sesuai kebutuhan, kami ada rekrut pemain naturalisasi. Tapi sekarang kami juga fokus mencari pemain ԁiaspora, atau mix blood dulu,” ujar Nirmala usai membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Antarklub U-16 dan U-18 Putra-Putri 2026 di Gor Sahabat Arena, Kota Semarang belum lama ini.

BACA JUGA: PERBASI Jateng Siapkan Liga Basket Pelajar di 35 Kabupaten/Kota, Bidik Lahirkan Atlet Nasional

Menurutnya, nomor basket 3 x 3 memiliki karakter permainan yang berbeda sehingga membutuhkan komposisi pemain dengan kemampuan fisik yang mumpuni, termasuk postur tubuh yang kompetitif di level dunia.

Meski membuka peluang naturalisasi, PERBASI tetap menempatkan pembinaan atlet muda dalam negeri sebagai fondasi utama regenerasi tim nasional. Salah satu langkah yang ԁitempuh adalah melalui penyelenggaraan Kejurnas basket kelompok umur U-16 dan U-18 yang menjadi ajang pemantauan calon pemain Timnas.

“Usia U-16 dan U-18 ini sangat kami butuhkan. Dari sini kami lihat potensi untuk tim nasional,” katanya.

Jawa Tengah Salah Satu Pemasok Atlet Potensial Timnas Basket

Nirmala pun menilai Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang berperan penting dalam mencetak atlet basket masa depan. Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan turnamen dan pembinaan usia ԁini membuat provinsi tersebut memiliki peluang besar menyumbangkan pemain untuk tim nasional.

“Di Jawa Tengah ini pembinaannya cukup bagus. Banyak turnamen, dan ini penting untuk melahirkan pemain-pemain nasional,” ujarnya.