BLORA, beritajateng.tv – Perhutani salurkan TJSL atau tanggung jawab sosial lingkungan berupa sanitasi layak senilai Rp 17,5 juta di Blora.
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Jawa Tengah menyalurkan bantuan berupa sanitasi layak, sebesar Rp 17.5 juta. Kepada lima keluarga miskin (Gakin) di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Sabtu 22 Juli 2023.
Bantuan itu merupakan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) dari Perusahaan Umum (Perum) Perhutani kepada masyarakat di lingkungan hutan.
Lima warga itu adalah Sudaji, Sarjono, Padi, Jamini dan Sadi. Mereka mendapatkan bantuan sanitasi layak, lantaran belum memiliki WC yang layak.
Administratur (Adm) Perhutani KPH Blora, Yeni Ernaningsih mengatakan, bagi penerima bantuan agar ikut menjaga kelestarian hutan.
Perhutani salurkan TJSL atau tanggung jawab sosial lingkungan senilai Rp 17,5 Juta.
Ia minta tolong di bantu agar seperti kondisi hutan sebelumnya. Juga membantu semua kegiatan tanaman, tebangan, peliharaan maupun keamanannya.
“Mohon bantuan ini di terima seadanya.
Boleh menanam di lahan Perhutani. Intinya saling koordinasi dengan petugas”, ungkap Yeni, Sabtu 22 Juli 2023.
Perhutani salurkan TJSL
Sudaji mewakil warga miskin lainnya, mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Perhutani ini. Ia berjanji akan ikut menjaga kelestarian hutan agar tetap asri.
“Terima kasih bu Adm, kami akan ikut membantu menjaga hutan”, kata Sudadi.
Sugiyanto selaku Kepala Desa Rowobungkul juga mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Blora yang telah membantu warganya.
Ia juga akan memberikan arahan kepada warganya untuk selalu Koordinasi kepada petugas Perhutani. Jika ingin melakukan menanam di lahan milik Perhutani. (*)
Editor: Elly Amaliyah





