Perhutani Serahkan Dana Sharing Produksi Tahun 2018 Kepada Belasan LMDH

Perhutani Serahkan Dana Sharing Produksi Tahun 2018 Kepada Belasan LMDH

BLORA, 29/6 (BeritaJateng.tv) – Sebanyak sebelas Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Jawa Tengah menerima dana sharing produksi tahun 2018 di kantor Perhutani KPH Blora, Rabu (29/6/2022).

Administratur KPH Blora Agus Widodo mengatakan dana sharing produksi yang dibagikan saat ini, adalah dana sharing untuk tahun 2018, secara bertahap nantinya akan diproses untuk tahun berikutnya.

“Alhamdulillah hari ini kita berbagi Rp. 269.614.498 kepada sebelas LMDH untuk dana sharing produksi tahun 2018,” kata Agus.

Agus memaparkan bahwa Perhutani KPH Blora masih punya hutang untuk tahun 2019 – 2022, menunggu proses.

“Jadi kita masih punya utang yang tahun 2019 sampai 2022 ini. Karena memang ini perlu proses. Tapi kita patut bersyukur karena Perhutani masih tetap membagikan dana sharing ini,” ujarnya.

Dikatakan Agus, Ke 11 LMDH yang menerima dana bagi sharing produksi kayu tahun 2018 tersebut adalah, LMDH Tani Jati Mulyo Desa Kedungwungu, LMDH Wono Sari Rahayu Desa Karangjong, LMDH Jati Lawang Makmur Desa Balong, LMDH Alas Desa Bogem, LMDH Sido Mukti Desa Krocok, LMDH Jati Kusumo Desa Japah, LMDH Jati Lestari Desa Beganjing, LMDH Jati Mulyo Desa Ngiyono, LMDH Jati Tunjungsari Desa Tunjungan, LMDH Wana Makmur Desa Sambonganyar, dan LMDH Rimba Lestari Desa Balongsari.

“Karena memang 11 LMDH itu ada penebangan. Ada potensinya. Sementara yang lain memang belum ada potensinya sehingga tidak dapat,” ucapnya.

Agus berharap agar dana sharing itu bisa digunakan seluruh LMDH sesuai kesepakatan awal. Jumlah LMDH yang ada di Blora sebanyak 51 LMDH.

“Harapan saya semoga dana sharing yang kita bagi ini bisa dikelola secara transparan digunakan sesuai kesepakatan awal. 50 persen untuk usaha produktif bergulir, 30 persen operasional LMDH, 10 persen Bansos Desa dan 10 persen untuk paguyuban,” pungkasnya. (Her/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.