Di sisi lain, pemberdayaan ekonomi perempuan juga menjadi fokus utama. Pemerintah Kota Semarang mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang sebagian besar dijalankan perempuan agar bisa naik kelas.
“Kami melihat banyak pelaku UMKM adalah perempuan. Mereka akan kami dorong agar lebih mandiri, berkembang, dan memiliki pasar yang berkelanjutan,” kata Agustina.
Pemkot Semarang juga menggandeng berbagai pihak, mulai dari perbankan, hotel, hingga lembaga swadaya masyarakat untuk mendukung penguatan ekonomi tersebut.
“Tidak hanya bantuan sesaat, kami ingin menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan. Perempuan harus bisa mandiri dan memiliki akses pasar yang jelas,” tambahnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





