Pendidikan

Peringati Bulan Bahasa, SDN Tugurejo 02 Deklarasi ‘Bu Ambar’ dan Rilis Buku Puisi Siswa

×

Peringati Bulan Bahasa, SDN Tugurejo 02 Deklarasi ‘Bu Ambar’ dan Rilis Buku Puisi Siswa

Sebarkan artikel ini
bulan bahasa di SDN tugurejo 02 semarang
Siswa SDN Tugurejo 02 saat peringatan Bulan Bahasa, Rabu, 30 Oktober 2024. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam rangka memperingati Hari Bulan Bahasa sekaligus meningkatkan literasi siswa, SDN Tugurejo 02 Semarang mengadakan berbagai kegiatan menarik pada hari Rabu, 30 Oktober 2024.

ASN Tugurejo 02 menggelar deklarasi gerakan “Bu Ambar” (Budaya Amati, Baca, dan Reflesikan) serta merilis buku yang berisi kumpulan puisi ciptaan warga sekolah.

Kepala SDN Tugurejo 02, Nur Rakhmat, menjelaskan, deklarasi Bu Ambar bertujuan untuk meningkatkan literasi bagi siswa di SDN Tugurejo 02. Adapun gerakan Bu Ambar sendiri bertujuan untuk mengajak siswa membaca buku sekaligus mengamati lingkungan.

“Sehingga siswa mampu merefleksikan apa yang sudah dibaca dan kemudian di implementasikan pada keseharian,” kata Rakhmat kepada beritajateng.tv.

BACA JUGA: Cegah Siswanya jadi Gangster, SDN Tugurejo 02 Launching Aplikasi Si Topik

Ia menyampaikan, sebanyak 162 siswa, guru, tenaga pendidikan, hingga orang tua mengikuti kegiatan peringatan Bulan Bahasa hari ini. Selain membaca bersama, juga ada parade membaca puisi dari para warga sekolah.

“Selain meningkatkan literasi, peringatan puncak Bulan Bahasa juga untuk membangun karakter positif dari buku-buku yang siswa baca dan menerapkannya dalam keseharian siswa,” bebernya.

Rilis buku berisi karya seluruh warga sekolah

Lebih lanjut, pada kesempatan ini, SDN Tugurejo 02 juga meluncurkan buku berisi kumpulan puisi dari para warga sekolah. Rakhmat menyebut, semua siswa SDN Tugurejo 02 dari kelas satu sampai kelas enam telah belajar menyusun puisi sejak dua bulan lalu.

Uniknya, selain siswa, para guru, kepala sekolah, hingga orang tua juga berpartisipasi dengan ikut menyumbangkan karya puisi.

Ia pun berharap, para siswa dapat mengimplementasikan Bu Ambar dan pengalaman menulis puisi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga siswa benar-benar dapat memberikan aksi nyata melalui pengamalan dan pengalaman.

“Puncak Bulan Bahasa diharapkan dapat menjadi apresiasi terhadap karya puisi yang sudah ditulis siswa,” ucap Rakhmat.

BACA JUGA: Tingkatkan Kecintaan Lingkungan, Siswa SD Negeri Tugurejo 02 Semarang Belajar Tanam Cabai di Sekolah

Sementara itu, salah satu siswa, Vanesya mengaku senang karena bisa belajar membuat puisi. Ia bahkan membacakannya di depan teman-teman dan bapak ibu guru.

“Awalnya malu tetapi lama-lama berani untuk membaca puisi. Seneng pastinya,” ucap Vanesya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp