JAKARTA, beritajateng.tv – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat komitmennya dalam mengembangkan layanan keuangan dan memperluas pilihan instrumen investasi bagi masyarakat melalui sinergi dengan Samuel Aset Manajemen.
Kolaborasi tersebut ԁiwujudkan melalui pengembangan produk Reksa Dana Samuel Dana Pendapatan Tetap Lentera.
Produk Reksa Dana terbuka (open-end) ini menjadi bagian dari langkah Bank Jateng dalam memperluas ekosistem layanan investasi sekaligus menghadirkan alternatif produk keuangan yang dapat melengkapi kebutuhan masyarakat dan investor.
Sinergi tersebut ԁitandai dengan penandatanganan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) antara Bank Jateng dan Samuel Aset Manajemen. Agenda itu berlangsung di Kantor Notaris & PPAT Leolin Jayanti, S.H., M.Kn., Jakarta Selatan, Senin, 24 Agustus 2026
Penandatanganan KIK ԁihadiri Direksi Samuel Aset Manajemen Sisilia Dhone beserta jajaran. Sementara dari Bank Jateng hadir Direktur Keuangan Bambang Ristianto dan Kepala Divisi Tresuri Sarwo Adhi Tri M beserta jajaran.
Direktur Keuangan Bank Jateng, Bambang Ristianto, mengatakan pengembangan produk Reksa Dana tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan untuk terus memperkuat kapabilitas layanan keuangan. Khususnya dalam menyediakan alternatif investasi bagi masyarakat.
BACA JUGA: Bank Jateng Friendship Run Boyolali 2026, Satukan Semangat Persahabatan dan Dorong UMKM Lokal
“Penandatanganan KIK ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pembentukan Reksa Dana. Kami berharap pengembangan produk ini dapat memperkuat layanan investasi Bank Jateng. Sekaligus memberikan alternatif produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, inovasi produk dan layanan keuangan harus berjalan seiring dengan penerapan tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, dan prinsip kehati-hatian.
“Dalam setiap pengembangan produk, aspek tata kelola dan kepatuhan terhadap ketentuan regulator menjadi perhatian utama. Karena itu, setiap tahapan akan kami jalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Bambang menambahkan, sinergi dengan Samuel Aset Manajemen ԁiharapkan dapat menjadi langkah positif dalam memperkuat pengembangan layanan investasi Bank Jateng.





