“Kendala pertama, guru-guru kami belum sepenuhnya memahami praktik STEM dalam pembelajaran. Kemudian, ada beberapa proyek yang membutuhkan sarana prasarana, sementara sarana prasarana belum tersedia secara maksimal,” katanya.
Miftahudin mengatakan, kegiatan tahun ini secara khusus menyasar guru SMP setelah pelaksanaan sebelumnya melibatkan siswa dan guru sekolah dasar maupun siswa SMP.
“Kami ingin menjadikan guru-guru di Kota Semarang menjadi guru-guru yang hebat, yang kompetensi literasinya bagus. Kami meyakini jika guru-gurunya hebat, pasti nanti murid-muridnya juga akan menjadi hebat terkait dengan peningkatan kompetensi literasi dan numerasi,” katanya.
Dia berharap lomba berbasis MathCityMap dan STEM Trails dapat memberikan contoh praktik yang bisa dikembangkan guru di kelas masing-masing. Benda dan lingkungan sekitar, menurutnya, berpotensi menjadi sumber pembelajaran tanpa harus selalu bergantung pada penjelasan teori.
Guru Lintas Mata Pelajaran Diajak Mengembangkan STEM
Berbeda dengan kompetisi matematika yang hanya berfokus pada kemampuan berhitung, kegiatan ini melibatkan guru dari berbagai mata pelajaran. Setiap kelompok terdiri atas guru dari sekolah berbeda dan tidak hanya diisi oleh guru matematika.
Pendekatan tersebut menggabungkan sains, teknologi, teknik atau engineering, serta matematika dalam satu proses pembelajaran. Melalui proyek jembatan, misalnya, peserta tidak hanya menggunakan perhitungan matematis, tetapi juga perlu mempertimbangkan konstruksi dan ketahanan bangunan.
Perwakilan panitia, Bavo Manon Nugroho, mengatakan, lomba ini menjadi kesempatan bagi guru lintas mata pelajaran untuk terlibat dalam pembelajaran berbasis STEM. Kegiatan tersebut juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Guru.
“Lomba ini yang pertama untuk guru SMP. Kegiatan ini dalam rangka Hari Guru, tidak hanya guru matematika, tetapi dari berbagai mata pelajaran bisa bergabung. Ada yang IPA, informatika, guru olahraga, dan sebagainya,” kata Bavo.
BACA JUGA: Robot SAR Mahasiswa UKSW Sabet Juara 1 UNLIMITED 2026, Tim Legacy R2C Ungkap Rahasianya
Akademisi Universitas Negeri Semarang (Unnes), Adi Cahyo Nugroho, mengatakan, STEM Trails pengembangannya untuk memperluas pembelajaran matematika.





