Peran media juga tidak sebatas mendukung program pemerintah. Luthfi menilai media tetap perlu menjalankan fungsi kontrol dengan memberikan kritik maupun masukan terhadap hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
“Dan tentu tidak cuma hanya membangun mengkoreksi kalau itu enggak sehat ya kasih masukan biar kita perbaiki,” pungkas Luhtfi.
Pengelolaan Website Instansi Pemerintah di Jateng Masih Belum Optimal
Sementara itu, Direktur beritajateng.tv Akhmad Nurkholis mengatakan penyelenggaraan Jateng Media Summit berangkat dari kondisi pengelolaan website dan media sosial pada sejumlah instansi yang ia nilai masih belum optimal.
Menurut Nurkholis, rendahnya jangkauan informasi pada platform digital milik instansi menjadi salah satu alasan penyelenggaraan kegiatan Jateng Media Summit 2026, khususnya pada hari pertama.
“Sebagai contoh di DPRD Jateng sendiri kalau kita mau mengadakan rapat paripurna dengan live streaming itu yang nonton masih di bawah 10,” tutur Nurkholis.
Kondisi tersebut mendorong penyelenggara mengadakan pelatihan agar pengelolaan media digital pada instansi dapat berjalan lebih optimal.
“Nah, dari situ kami bergerak untuk menyelenggarakan pelatihan agar bisa optimal terhadap media sosial,” lanjutnya.
BACA JUGA: Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Dorong Sinergi DPRD-Media: Kawal Pembangunan Daerah
Selain workshop, panitia juga menyiapkan sejumlah agenda pada hari kedua yang fokus pada perkembangan industri media lokal dan transformasi digital.
Kegiatan tersebut akan menghadirkan sekitar 100 media siber di Jawa Tengah. Sekitar 30 persen peserta lainnya berasal dari pengelola media sosial.
Sebagai informasi, hari kedua Jateng Media Summit 2026 membuka rangkaian acaranya melalui konferensi bertajuk ‘Peluang dan Tantangan Media Lokal di Jawa Tengah’. Forum tersebut membahas perkembangan media lokal di tengah perubahan ekosistem digital.
Setelah itu akan berlangsung panel diskusi bertajuk “Membangun Ekosistem Informasi Publik Jateng yang Sehat dan Bertanggung Jawab” serta “Inovasi Para Pengelola Media Digital di Jawa Tengah pada Aspek Bisnis”.





