Jateng

Perkuat Pengawasan, Bank Jateng Optimalkan Peran Audit Internal dalam Mitigasi Fraud

×

Perkuat Pengawasan, Bank Jateng Optimalkan Peran Audit Internal dalam Mitigasi Fraud

Sebarkan artikel ini
Bank Jateng Fraud
Komisaris Utama Independen Bank Jateng, Adnas. (Foto: Dok. Bank Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Bank Jateng terus memperkuat komitmennya dalam menjaga Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) dalam memitigasi risiko kecurangan (fraud).

Dewan Komisaris Bank Jateng menegaskan bahwa optimalisasi peran Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) sebagai assurance dan consultant, menjadi kunci utama dalam memperkokoh lini pengawasan organisasi di tengah tantangan perbankan yang semakin kompleks.

Dalam kerangka Three Lines of Model, SKAI menempati posisi sebagai lini ketiga yang independen dan objektif. Hal itu guna memastikan seluruh proses manajemen risiko dan pengendalian berjalan efektif dan efisien, serta konsultan untuk menjadi mitra strategis setiap lini.

Komisaris Utama Independen Bank Jateng, Adnas, menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bank untuk menjaga kepercayaan nasabah. Selain itu juga sekaligus menyampaikan pentingnya posisi SKAI untuk mengubah paradigma audit menjadi lebih modern.

BACA JUGA: Setoran Dividen BUMD Jateng Ditarget Rp800,55 Miliar pada 2027, Bank Jateng Masih Penyumbang Terbesar

“Kami terus memastikan bahwa SKAI bekerja secara independen, kompeten, dan memiliki akses informasi yang memadai. Yaitu sesuai dengan regulasi POJK Nomor 1 Tahun 2019. Kami menginginkan audit untuk ԁilakukan berdasarkan Risk Based Audit sebagaimana telah ԁilakukan, bersifat berkelanjutan, berdasarkan data analitik, preventif dan dapat memberikan nilai tambah kepada Perusahaan,” ujar Adnas.

Lebih lanjut, Adnas menjelaskan bahwa Dewan Komisaris terus memberikan dukungan terhadap SKAI untuk melakukan transformasi sebagaimana ԁimaksud.

“SKAI telah menerapkan risk-based audit secara konsisten dengan melakukan Fraud Risk Assesment. Sehingga dapat melakukan prioritas audit dari risiko fraud tertinggi, melakukan pemetaan profil risiko secara real-time agar kita bisa mengantisipasi modus operandi di lapangan,” tegas Adnas.

Seiring dengan kemajuan teknologi, Adnas juga mendukung penuh proses ԁigitalisasi dalam proses audit guna memperkuat pengawasan.

BACA JUGA: Satu Dekade Ukir Warisan, Bank Jateng Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Borobudur Marathon