SEMARANG, beritajateng.tv – Tepat sepekan sebelum Lebaran, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pastikan tak ada jalan berlubang lagi di seluruh jalan provinsi.
Sebelumnya, Luthfi gencar menargetkan “zero lubang” untuk menyambut pemudik yang melewati Jawa Tengah.
Saat beritajateng.tv jumpai selepas Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Senin, 24 Maret 2025, Luthfi menegaskan zero lubang itu sudah tercapai.
Artinya, ia menjamin tak ada lubang lagi di jalan provinsi se-Jawa Tengah.
BACA JUGA: Ada 239 Titik Berlubang, Mampukah Jalan di Jateng ‘Zero Lubang’ Sebelum Arus Mudik 2025?
“[H-7 Lebaran] sudah [zero lubang] ya, sudah tidak ada [lubang di jalan] provinsi,” jawab Luthfi singkat.
Kendati begitu, Luthfi tak menjawab pasti soal jalan berlubang di jalan kabupaten/kota. Ia mengarahkan untuk bertanya pada kepala daerah berwenang.
Ia mengaku akan merilis pembaruan soal jalan provinsi maupun kabupaten/kota dalam waktu dekat.
“Untuk jalan kabupaten nanti ditanya ke sana, nanti akan kami sampaikan,” pungkas Luthfi.
Pemprov Jateng gencarkan penambalan jalan provinsi berlubang
Sebelumnya diberitakan, berbagai upaya Pemprov Jawa Tengah lakukan untuk memperbaiki jalan jelang Lebaran, utamanya penambalan jalan berlubang.
Namun, hasil perbaikan atau penambalan jalan di tengah musim hujan dinilai tak maksimal.
Hal itu terungkap oleh Kepala Bidang Rancang Bangun dan Pengawasan DPUBMCK Provinsi Jawa Tengah, Iwan Budianto, dalam acara Aspirasi Jateng, Solo, Rabu, 19 Maret 2025.
Kata Iwan, mau tak mau penambalan atau perbaikan jalan mesti berlangsung, karena ada instruksi Ahmad Luthfi yang mengharuskan jalan provinsi rampung 100 persen H-15 Lebaran 2025.
“Sesuai dengan instruksi Bapak Gubernur, kami berusaha menetapkan [dan memperbaiki] lubang di ruas jalan provinsi, H-15 Lebaran [jalan provinsi] kita harus benar-benar zero lubang,” ungkap Iwan.
BACA JUGA: DPRD Jateng Sebut Kesiapan Mudik Nyaris 100 Persen Rampung, Ada 52 Ruas Jalan Potensi Macet
Iwan tak menampik perbaikan jalan yang pihaknya lakukan di tengah musim hujan kerap menimbulkan lubang baru.
“Tapi dua hari ini hujan terus mengguyur Jateng, seharian malah. Sehingga ada beberapa lubang baru yang timbul. Namun kita tetap berkomitmen untuk tambal lubang itu, sampai hari ini agak banyak [lubang],” ujar dia.
Iwan menyebut, ada 239 lubang yang tersebar di empat Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) se-Jawa Tengah. Adapun BPJ itu ialah Cilacap, Pati, Pekalongan, dan Semarang.
Ia memberi catatan, zero lubang sebagaimana yang Luthfi inginkan bisa terjadi. Asalkan, penambalan atau perbaikan jalan tidak berlangsung saat hujan.
“Kami berkomitmen, besok akan kami selesaikan semua. Jadi zero lubang itu dengan catatan, asal tidak hujan, tapi kami tetep menciptakan pemudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan masuk ke Jateng,” pungkas Iwan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





