Kesehatan

Pertama di Indonesia! Semarang Luncurkan Pharma City, Cari Obat Kini Tinggal Lewat HP

×

Pertama di Indonesia! Semarang Luncurkan Pharma City, Cari Obat Kini Tinggal Lewat HP

Sebarkan artikel ini
Pertama di Indonesia! Semarang Luncurkan Pharma City, Cari Obat Kini Tinggal Lewat HP
Pemerintah Kota Semarang meluncurkan aplikasi Pharma City. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi meluncurkan aplikasi Pelayanan Farmasi Terintegrasi Kota Semarang atau Pharma City.

Pharma City merupakan platform digital yang memungkinkan masyarakat mengecek ketersediaan obat secara real time di ratusan apotek, puskesmas, klinik, hingga rumah sakit.

Inovasi yang Indah mayangkarti (Mayang), Kepala Instalasi Farmasi (IF) Dinas Kesehatan Kota Semarang inisiatori ini menjadi yang pertama di Indonesia.

Bahkan, berdasarkan penelusuran yang tim pengembang lakukan, konsep serupa baru ada di Kota Hainan, Tiongkok.

BACA JUGA: Sensus Ekonomi di Semarang Baru 38 Persen, Agustina Kerahkan RT-RW Kejar Target 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam, mengatakan pengembangan Pharma City berawal dari banyaknya keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh obat sesuai resep dokter karena stok di fasilitas kesehatan tertentu habis.

“Kami sudah memiliki cita-cita ini sejak tahun lalu. Banyak masyarakat yang merasa kecewa karena setelah memeriksakan diri ke dokter, ternyata obat yang resepkan tidak tersedia. Melalui Pharma City, masyarakat bisa langsung mengetahui di mana obat tersebut tersedia,” ujar Hakam seusai peluncuran aplikasi, Rabu, 15 Juli 2026.

Terhubung 446 Apotek di Kota Semarang

Melalui aplikasi ini, warga dapat mengakses informasi ketersediaan obat di 446 apotek yang telah terintegrasi. Termasuk layanan farmasi di puskesmas, klinik, dan rumah sakit di Kota Semarang.

Menurut Hakam, membangun sistem tersebut bukan pekerjaan sederhana. Dinas Kesehatan harus mengintegrasikan ratusan fasilitas kesehatan. Sekaligus memastikan seluruh pengelola disiplin memperbarui data stok obat agar informasi yang masyarakat terima selalu akurat.

“PR kami cukup besar karena melibatkan sangat banyak fasilitas kesehatan. Kunci keberhasilannya adalah kedisiplinan setiap apotek dan fasilitas kesehatan dalam memperbarui data stok obat secara berkala,” jelasnya.

Tidak hanya memudahkan masyarakat mencari obat, Pharma City juga menjadi instrumen baru bagi pemerintah dalam memetakan kebutuhan obat berdasarkan pola penyakit di setiap wilayah.