“Kalau ke luar negeri bisa lebih murah, kenapa di dalam negeri untuk waktu tempuh yang hampir sama malah lebih mahal. Ada dampaknya, pasti ada, itu jadi hambatan. Makanya kami sering menyampaikan supaya ada regulasi atau solusi agar tiket domestik tidak semahal itu,” tegasnya.
Ia menilai, dengan harga yang sama, wisatawan cenderung memilih destinasi yang lebih “bernilai” secara pengalaman.
“Orang berpikir, ngapain enggak sekalian ke luar negeri? Dengan rupiah yang sama, bisa ke tempat yang lebih jauh dan punya cerita lebih,” pungkas Heru. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





