Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Semarang. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyambut positif kehadiran akademi ini sebagai jembatan bagi anak-anak muda meraih mimpi di dunia sepak bola.
“Kami berharap Aruna menjadi harapan emas bagi talenta muda Kota Semarang untuk berkarier, bahkan hingga ke luar negeri,” ungkalnya.
Ia turut mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam penyelenggaraan Piala Wali Kota Semarang 2026.
“Ini bukti sinergi antara pemerintah, swasta, dan pegiat sepak bola dalam mendorong prestasi daerah,” tambahnya.
Sejumlah mitra strategis turut terlibat dalam pengembangan akademi ini. Mulai dari Carfix dan Trima+ by Trimegah Sekuritas sebagai sponsor utama, Benviar sebagai official apparel, hingga RS Siloam Semarang yang mendukung dari sisi medis.
Ketua Askot PSSI Semarang, Anton Nikijuluw, menilai kehadiran Aruna menjadi langkah konkret dalam memperkuat fondasi pembinaan sepak bola di tingkat daerah.
“Ini bukan hanya soal teknik, tetapi juga pembentukan sikap dan karakter pemain muda sebagai aset masa depan,” katanya.
Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
Dari sisi operasional, Manajer Akademi Andreas Tri Widagdo menekankan pentingnya lingkungan belajar yang progresif dan terstruktur.
Menurutnya, pemain muda perlu di bekali pemahaman permainan yang baik, disiplin tinggi, serta mental kompetitif.
Untuk menjaga kualitas pembinaan, Aruna juga menggandeng sosok berpengalaman di dunia sepak bola. Termasuk mantan bintang PSIS Semarang, Emanuel De Porras, sebagai penasihat teknis.
Kehadirannya harapannya mampu memberikan inspirasi sekaligus standar profesional bagi para pemain muda.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Semarang.
Aruna percaya, pembinaan usia dini tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat dari berbagai pihak.
Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan terarah, Aruna Football Academy Semarang harapannya mampu melahirkan generasi baru pesepak bola yang tidak hanya unggul di lapangan. Tetapi juga siap menembus level profesional, baik di dalam maupun luar negeri. (*)
Editor: Elly Amaliyah





