Olahraga

Piala Wali Kota 2026 Jadi Awal, Aruna Academy Bangun Generasi Emas Sepak Bola

×

Piala Wali Kota 2026 Jadi Awal, Aruna Academy Bangun Generasi Emas Sepak Bola

Sebarkan artikel ini
Piala Wali Kota 2026 Jadi Awal, Aruna Academy Bangun Generasi Emas Sepak Bola
Peluncuran Aruna Academy sekaligus laga pertandingan Piala Wali Kota Semarang 2026. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Semangat baru pembinaan sepak bola usia dini mulai terasa di Kota Semarang. Aruna resmi meluncurkan Aruna Football Academy Semarang, sebuah inisiatif yang menghadirkan pendekatan terintegrasi untuk mencetak talenta muda berkualitas, sekaligus menjawab tantangan klasik pembinaan yang selama ini belum merata dan kurang terstruktur.

Kehadiran akademi ini bukan sekadar tempat latihan, tetapi dirancang sebagai ekosistem pembinaan menyeluruh.

Aruna menggabungkan metode pelatihan modern, penguatan karakter, hingga perencanaan jalur karier profesional bagi pemain muda sejak dini.

Fokusnya tidak hanya pada kemampuan teknis, tetapi juga mental bertanding, disiplin, serta pemahaman taktik permainan.

Peluncuran akademi ini semakin semarak dengan adanya Piala Wali Kota Semarang 2026. Yang menjadi panggung awal bagi para pemain muda untuk menunjukkan potensi mereka dalam sistem kompetisi yang lebih kompetitif dan terarah.

BACA JUGA: Skenario PSIS Keluar dari Zona Degradasi, Laga Kontra Kendal Tornado Jadi Kunci Debut Kas Hartadi

Turnamen Aruna Football Academy rencananya berlangsung pada 2–3 Mei 2026 di Stadion Citarum, Semarang.

Sebanyak 16 klub U-13 terbaik akan bersaing dalam format gugur. Selain trofi juara, panitia juga menyiapkan penghargaan individu. Seperti top skor, pemain terbaik, dan tim fair play sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para peserta.

Direktur Olahraga Aruna Group, Adhitya Hernadian, menegaskan bahwa pembinaan usia dini merupakan fondasi utama kemajuan sepak bola Indonesia.

Ia menilai, pendekatan yang tepat sejak awal akan menentukan arah karier pemain di masa depan.

“Kami serius ingin memajukan sepak bola Semarang. Kota ini punya sejarah prestasi yang kuat. Kehadiran Emanuel De Porras menjadi simbol keseriusan kami dalam membangun kualitas pembinaan,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa Aruna membuka peluang bagi pemain muda untuk menembus kompetisi internasional.

“Kami tidak hanya fokus di level nasional. Saat ini sudah ada dua pemain kami yang berkompetisi di Filipina, dan ke depan akan menyusul ke Malta,” kata Adhitya.