Pendidikan

PKB Jawa Tengah Kembali Suaraan Tolak Full Day School, Gus Yusuf: Anak Tak Bisa Ngaji di Madrasah

×

PKB Jawa Tengah Kembali Suaraan Tolak Full Day School, Gus Yusuf: Anak Tak Bisa Ngaji di Madrasah

Sebarkan artikel ini
Full Day School | PKB Dico
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gus Yusuf, saat dijumpai di Kantor DPW PKB Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa, 3 September 2024 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah kembali menyuarakan penolakan atas kebijakan Full Day School. Kebijakan itu dinilai berdampak buruk terhadap pendidikan karakter dan keagamaan siswa.

Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Yusuf Chudlori atau akrab disapa Gus Yusuf, menyampaikan sikap tersebut dalam Musyawarah Pimpinan Wilayah (Muspimwil) V.

Ia menegaskan komitmen PKB mendukung pemerintah, namun tetap menjaga nilai keagamaan dalam pendidikan. Menurut Gus Yusuf, penerapan Full Day School akan mengurangi waktu siswa belajar di madrasah.

“Anak-anak kita kehilangan kesempatan mengaji madrasah saat sore hingga malam,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Minggu, 11 Mei 2025.

BACA JUGA: Viral Video 3 Gadis Muda Tampil Joget Tak Senonoh di Madrasah Pasuruan, Ini Kata Kemenag

Ia juga menambahkan, dampak lanjutan dari kebijakan itu bisa mengikis pembentukan akhlak dan spiritual siswa. “Kalau akhlaknya hilang, masa depan bangsa ikut terancam,” ujarnya.

Gus Yusuf mengaku menerima laporan bahwa sejumlah kepala daerah berencana menerapkan kebijakan Full Day School. Ia segera memerintahkan Ketua DPC dan Fraksi PKB untuk menghentikan rencana tersebut.

“Harus segera lakukan komunikasi politik agar kebijakan itu batal,” tegasnya.

Sekretaris DPW PKB Jateng, Sukirman, juga mengingatkan bahwa kebijakan serupa pernah muncul di masa Gubernur Ganjar Pranowo. Saat itu, para kiai bahkan turun ke jalan dan berdialog langsung dengan Presiden RI.

BACA JUGA: Trauma Healing Siswa Madrasah Aliyah Yasoa Pasca Pembacokan Guru di Demak

“Lewat kekuatan politik PKB, kebijakan ini berhasil batal,” jelas Sukirman.

Muspimwil V PKB Jateng juga membahas isu strategis lain. Fokus utama meliputi pemberdayaan UMKM, ekonomi kreatif, pengembangan pesantren wirausaha, hingga pelayanan kesehatan dan pengentasan kemiskinan.

Selain itu, PKB memperkuat kaderisasi menjelang Pemilu 2029. “Kita harus hadir dan siap untuk menang,” ucap Gus Yusuf.

Pada acara Muspimwil turut hadir para kiai, pengurus partai dari berbagai tingkatan, serta kepala daerah dari PKB se-Jawa Tengah. (*)