Gelombang di perairan selatan Jawa Tengah perkiraannya mencapai 2,5 hingga 4 meter. Sehingga berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, baik kapal nelayan, tongkang, maupun kapal penumpang dan barang.
“Kami mengimbau untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan selatan, terutama saat kecepatan angin meningkat di atas 15 knot,” kata Lessy.
BACA JUGA: Cuaca Wisata di Jateng Hari Ini 27 Juni 2026, Cek Sebelum Liburan!
Sementara itu, untuk wilayah perairan utara, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter masih berpotensi terjadi di sekitar Karimunjawa.
Di sisi lain, BMKG menyebut ancaman banjir rob di pesisir utara mulai berkurang. Meski demikian, genangan air di sejumlah wilayah Pantura. Seperti Pekalongan dan Demak, terlaporkan masih belum sepenuhnya surut. (*)





