Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-76

Presiden Jokowi saat memasuki Akpol

Semarang, 5/7 (BeritaJateng.tv) – Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara peringatan ke-76 Hari Bhayangkara yang digelar di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (5/7/2022).

Prosesi upacara sendiri disiarkan secara langsung oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden mulai pukul 07.27 WIB.

Presiden Jokowi hadir di Akpol bersama Ibu Negara Iriana Jokowi. Tampak pula Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Adapun yang bertindak selaku komandan upacara kali ini adalah Kombes Polisi Selamat Topan yang saat ini menjabat sebagai Komandan Satuan Brimob Aceh, Kombes Polisi Hari Purnomo yang menjabat Kasuhdit Baharkam Polri dan Kombes Polisi Alfian Nurizal yang menjabat sebagai Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Polda Jateng.

Usai mendapat laporan soal kesiapan upacara, Presiden Jokowi meminta upacara dilanjutkan.

Selanjutnya, Presiden naik ke atas mobil komando dan langsung melakukan pemeriksaan pasukan. Selesai itu, Presiden memimpin jalannya proses mengheningkan cipta.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresi kinerja Polri dalam kerja kerasnya melayani rakyat dan juga membela negara.

Menurutnya, 58,3 persen responden menilai bahwa tindakan Polri telah sesuai dengan visi misi dan presisi.

“Dalam survei terbaru bahwa 58,3 persen Polri telah sesuai dengan visi misi dan presisi. Sementara, 28,6% mengatakan belum sesuai,” kata Jokowi dalam sambutanya saat menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan ke-76 Hari Bhayangkara Tahun 2022, Selasa (5/7/2022).

Presiden menyatakan, di mana pun Polri bertugas, masyarakat selalu melakukan pengamatan dan menilai kinerja Polri. Karenanya, kesalahan sekecil apapun yang dilakukan dapat merusak kepercayaan di mata masyarakat.

“Setiap kecerobohan di lapangan sekecil apa pun bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap instansi Polri. Karena itu, dengan hati-hati bekerjalah dengan presisi,” ucapnya.

Jokowi berpesan, dalam menghadapi tugas yang makin berat, individu anggota dan lembaga Polri harus terus melakukan inovasi. Selain itu, Polri harus memiliki rasa keadilan dan menjunjung hukum yang harus dirasakan oleh rakyat. Dalam hal ini, mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Lakukan penegakan hukum sebagai upaya terakhir. Polri harus taat prosedur dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” tegas Jokowi. (Ak/El)

Leave a Reply