Berdasarkan instruksi gubernur, Nadi menyebut program pemutihan ini menjadi yang pertama dan terakhir. “Belum pernah, ini pertama dan terakhir. Kata Pak Gubernur hanya sekali saja untuk pemutihan,” papar dia.
Nadi menyebut, adanya program pemutihan ini bisa membantu menggerakan perekonomian warga Jawa Tengah. Ia pun cukup terkejut dengan adanya kendaraan yang sudah lama off pajak kemudian hidup kembali selama program pemutihan berlangsung.
“Tujuannya kan untuk membantu ekonomi, karena banyak sekali kendaraan yang sebenarnya sudah tidak kita perhitungkan tapi ternyata bayar pajak. Sudah mati di atas 7 tahun tiba-tiba hidup lagi. Dari nunggak 7 tahun, dia hanya bayar 1 tahun,” pungkas Nadi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





