Hukum & Kriminal

Melahirkan Tanpa Bantuan Orang Lain, Ternyata Begini Cara Pariyah Buang Bayinya Hingga Tewas

×

Melahirkan Tanpa Bantuan Orang Lain, Ternyata Begini Cara Pariyah Buang Bayinya Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
jasad bayi
Tersangka kasus buang bayi saat konferensi pers di Mapolres Semarang, Rabu, 14 Mei 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Jajaran Polres Semarang mengungkap sejumlah fakta di balik terungkapnya kasus penemuan jasad bayi di Kalijali, Desa Barukan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap terhadap terduga pelaku, Pariyah (42) setelah proses persalinan tanpa bantuan orang lain sempat membekap mulut dan hidung bayi yang baru ia lahirkan.

Tindakan itu terduga pelaku lakukan agar tak ada siapa pun yang mendengar suara tangisan bayi hingga bisa mengundang perhatian orang lain. Pasalnya, saat terlahir bayi dalam keadaan hidup.

BACA JUGA: Tega Buang Bayi yang Baru Dia Lahirkan, Warga Desa Sugihan Semarang ini Terancam 15 Tahun Penjara

“Terduga pelaku langsung membekap mulut dan hidung bayi tersebut agar tidak menangis dan tidak orang lain ketahui,” jelas Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, di Mapolres Semarang, Rabu, 14 Mei 2025.

Setelah lemas dan terdiam, lanjut Kapolres, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut terduga pelaku bungkus dengan plastik hitam-putih. Ia lantas membungkus plasentanya dengan plastik merah.

Selanjutnya, bungkusan plastik yang berisi bayi dan palsenta tersebut ia masukkan ke dalam bagasi sepeda motor Honda Beat. Ia lalu membawanya keluar rumah untuk membuangnya.

Temukan jaket hitam untuk menutupi bungkusan plastik berisi jasad bayi

Di tengah perjalanan, lanjut Ratna, terduga pelaku menemukan jaket hitam yang selanjutnya ia ambil untuk menutupi bungkusan plastik yang berisi bayi dan plasenta.

Hingga kemudian terduga pelaku tiba di tempat yang sepi, di tepi jalan Kalijali, Desa Barukan yang ia nilai aman. Kedua plastik yang terikat jadi satu itu kemudian ia buang.

“Sesuai keterangan yang terduga pelaku Pariyah sampaikan, pada saat itu bayi dalam bungkusan plastik tersebut masih bergerak. Walapun kondisinya sudah sangat lemah,” tegas Kapolres Semarang.

BACA JUGA: Geger! Warga Temukan Jasad Bayi Terbungkus Plastik di Pemakaman Umum Ungaran Semarang

Kabar sebelumnya, jajaran Polres Semarang dan Polsek Tengaran telah mengungkap kasus penemuan jasad bayi di lingkungan Kalijali, Desa Barukan, Kecamatan Tengaran.