Olahraga

PSIR Rembang Diskualifikasi liga 4 Jateng dan Sanksi Seumur Hidup

×

PSIR Rembang Diskualifikasi liga 4 Jateng dan Sanksi Seumur Hidup

Sebarkan artikel ini
Kerusuhan PSIR Rembang
Kerusuhan PSIR Rembang ( Sumber : Instagram.com/@nusaliga)

SEMARANG, beritajateng.tv – Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah akhirnya merilis keputusan resmi terkait insiden kerusuhan dan pengeroyokan wasit pada laga semifinal leg kedua antara PSIR Rembang melawan Persak Kebumen. Melalui Surat Putusan No 103/KD.L4/PSSI.JTG/II/2026, Komdis menjatuhkan Sanksi PSIR Rembang Diskualifikasi dari kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026.

Keputusan tegas ini merupakan buntut dari pelanggaran berat berupa invasi lapangan dan aksi kekerasan terhadap perangkat pertandingan di Stadion Krida, Kamis (12/2). Sanksi ini tidak hanya menghentikan langkah PSIR di musim ini, tetapi juga memberikan dampak panjang bagi klub kebanggaan warga Rembang tersebut.

BACA JUGA : PSSI Jateng Rilis Harga dan Cara Pembelian Tiket Pertandingan Persibangga vs Persak Final Liga 4 Jateng

Rincian Sanksi Berat untuk Klub PSIR Rembang

Komdis PSSI Jateng menilai insiden tersebut mencoreng nilai sportivitas secara luar biasa. Selain diskualifikasi, klub juga harus menanggung beban finansial dan sanksi laga tanpa penonton. Berikut adalah poin-poin hukuman untuk tim PSIR:

  • Diskualifikasi: PSIR Rembang resmi gugur dari Kompetisi Liga 4 Jateng 2025-26.

  • Denda Finansial: Klub wajib membayar denda total sebesar Rp45.000.000 (pelanggaran regulasi) ditambah Rp5.000.000 (tanggung jawab tingkah laku penonton).

  • Laga Tanpa Penonton: PSIR harus menjalani 6 pertandingan kandang tanpa penonton pada kompetisi musim berikutnya.

Sanksi Individu: Larangan Seumur Hidup hingga Skorsing Pemain

Selain hukuman untuk klub, Komdis juga menghukum sejumlah oknum pemain dan ofisial yang terbukti melakukan kekerasan fisik terhadap wasit Dwi Purba Adi Wicaksana. Sanksi paling berat jatuh kepada petugas keamanan pertandingan (Safety and Security Officer) PSIR Rembang.