SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang resmi terdepak ke Liga 2 usai kalah dari PSS Sleman. CEO klub, Yoyok Sukawi, memberi respons singkat soal nasib degradasi timnya.
Yoyok sendiri hanya melempar senyum getir dan memilih tak banyak bicara. “Enggak usah wawancara, capek aku,” ucapnya sambil tertawa, belum lama ini.
Ia bahkan menyarankan agar wartawan mewawancarai pihak lain. “Yang lainnya aja, direkturnya saja,” tambahnya dengan nada santai.
BACA JUGA: Pasti Terdegradasi dari Liga 1, PSIS Semarang Tetap Ngotot Menangi Dua Laga Sisa
Dalam sebuah video unggahan dari tokoh Panser Biru, Kepareng, di Instagram @kepareng_wareng, terlihat jelas Yoyok menolak berbicara panjang lebar.
Saat ditanya soal kekecewaan suporter, Yoyok Sukawi menanggapi ringkas saja, “Orang kecewa kan boleh-boleh saja.”
Sebelumnya, para suporter PSIS menggeruduk rumah Yoyok dan menggelar aksi di depan Stadion Jatidiri. Mereka mengaku ikhlas dengan degradasi, tapi tetap menuntut Yoyok untuk mundur dari jabatannya.
BACA JUGA: PSIS Semarang Degradasi ke Liga 2, Lima Tim Papan Bawah Ini Berpeluang Nyusul
Kekalahan 1-2 dari PSS Sleman menjadi momen penentu PSIS tak lagi punya peluang bertahan di Liga 1 dan mesti turun kasta ke Liga 2. Di sisi lain, Semen Padang mengamankan satu poin krusial lawan Persebaya, yang membuat jarak poin tak bisa terkejar.
Lewat pernyataan resmi pada Rabu, 14 Mei 2025 lalu, manajemen PSIS menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan perjuangan semua pihak selama tujuh musim terakhir.
BACA JUGA: Kecewa PSIS Semarang Degradasi ke Liga 2, Panser Biru: Manajemen Bobrok Silahkan Mundur!
Mereka menegaskan bahwa ini bukan akhir segalanya. Manajemen menyatakan tekad kuat untuk bangkit serta kembali ke kasta tertinggi.
“Biru hati ini, biru jiwa ini, biru diri ini. Satu nama, PSIS Semarang, selamanya,” tulis pernyataan tersebut. (*)





