SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang resmi terlempar ke Liga 2 musim depan usai gagal meraih poin penting dalam laga krusial. Kekalahan 1-2 dari PSS Sleman pada 9 Mei 2025 membuat PSIS semakin tenggelam di dasar klasemen dengan 25 poin.
Harapan PSIS untuk bertahan akhirnya pupus ketika Persebaya bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang, Minggu, 11 Mei 2025 lalu.
Hasil imbang tersebut menempatkan Semen Padang di posisi ke-15 dengan 32 poin. Jumlah ini tak mampu dikejar PSIS dalam dua laga tersisa.
Situasi itu menjadikan Laskar Mahesa Jenar sebagai tim pertama yang harus rela kehilangan tempat di Liga 1 musim depan.
BACA JUGA: PSIS Semarang Resmi Terdegradasi, Ini Klub Jateng yang Bakal Berlaga di Liga 2
Namun drama belum usai. Masih ada dua posisi degradasi yang belum menemukan tuannya. Empat klub lainnya yakni PSS Sleman, Barito Putera, Madura United, dan Persis Solo masih harus berjibaku menghindari zona merah. Semen Padang pun belum aman meski unggul poin dari pesaing terdekat.
PSS Sleman kini berada di urutan ke-17 dengan 28 poin. Satu tingkat di atasnya ada Barito Putera dengan 31 poin. Madura United menempati posisi ke-14 dengan 33 poin.
Sementara Persis Solo berada di peringkat ke-13 dengan 35 poin, hanya terpaut empat poin dari Barito Putera.
BACA JUGA: PSIS Semarang Resmi Terdegradasi ke Liga 2, Persis Solo Bangkit
Dua laga tersisa menjadi penentu nasib lima tim tersebut. Jika Barito Putera menyapu bersih dua laga, mereka akan meraih 37 poin. Skenario ini bisa membuat Persis Solo atau Madura United tergeser ke zona degradasi jika gagal meraih tambahan poin.
Semen Padang, yang pernah juarai Indonesia Premier League 2011-2012 dan Piala Indonesia 2012, harus menang dalam dua laga tersisa.
Kabau Sirah hanya unggul satu poin dari Barito Putera dan tiga poin dari PSS Sleman. Pertarungan di papan bawah makin sengit menjelang akhir musim Liga 1 2024/2025. (*)





