Olahraga

Libur Tapi “Diawasi”? Pemain PSIS Dapat Jatah Rehat, Ada Perintah Khusus Jelang Laga Penentu Nasib!

×

Libur Tapi “Diawasi”? Pemain PSIS Dapat Jatah Rehat, Ada Perintah Khusus Jelang Laga Penentu Nasib!

Sebarkan artikel ini
Uji PSIS
Sesi latihan para pemain PSIS Semarang. (Foto: Instagram/@psisfcoficial)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kabar gembira sekaligus tantangan mendatangi skuad Laskar Mahesa Jenar di tengah jeda kompetisi Liga 2 musim ini. Manajemen resmi memberikan jatah libur selama sepekan bagi para pemain untuk menyegarkan pikiran. Namun, libur kali ini bukan berarti pemain bisa bersantai tanpa beban di rumah.

Tim pelatih telah menyiapkan instruksi khusus yang harus ditaati demi menjaga peluang keluar dari zona degradasi. Oleh karena itu, profesionalisme Rafinha dkk akan diuji selama masa jeda ini sebelum kembali bertarung di laga hidup mati mendatang.

Keputusan meliburkan tim bertujuan untuk mengembalikan kebugaran mental pemain setelah jadwal yang sangat menguras tenaga. Akibatnya, para penggawa Mahesa Jenar memiliki waktu berkualitas bersama keluarga pada momen awal Ramadan ini.

Di samping itu, Direktur Teknik Alfredo Vera menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk penurunan kondisi fisik selama liburan. Saat ini, PSIS masih tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara, tepat di bawah zona selamat. Strategi pengawasan jarak jauh menjadi kunci utama agar performa tim tetap berada di level tertinggi saat kompetisi kembali bergulir.

BACA JUGA: Misi Besar Keluar Zona Degradasi: PSIS Siap Tampil Habis-Habisan untuk Curi 3 Poin dari Persiba

Misi Wajib Menang Lawan Persipal Demi Keluar dari Zona Degradasi

  • Latihan Mandiri: Setiap pemain wajib menjalankan menu fisik harian sesuai instruksi guna menjaga kebugaran jantung dan otot .

  • Update Klasemen: PSIS berada di posisi ke-9 dan hanya selisih satu poin dengan Persiba Balikpapan yang menghuni peringkat ke-8.

  • Laga Penentu: PSIS dijadwalkan akan menjamu tim peringkat dasar, Persipal BU, pada Minggu, 29 Maret 2026 mendatang.

  • Target Keluar dari Zona Degradasi: Kemenangan atas Persipal menjadi harga mati untuk menyalip posisi rival dan mengamankan posisi di kasta kedua.

Selain aspek fisik, manajemen juga menyiapkan suntikan motivasi agar mental bertarung para pemain semakin berlipat ganda. Mereka percaya bahwa kedisiplinan pemain dalam menjalankan instruksi saat libur adalah cerminan tekad kuat untuk bangkit.