SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang dikabarkan akan memperkuat skuadnya dengan mendatangkan pemain asing berpengalaman yang pernah bermain untuk klub besar Eropa, Lazio, pada putaran kedua Liga 1 musim 2024/2025.
Kabar ini terungkap langsung oleh agen pemain ternama, Aggy Eka Ressy, dalam sebuah siniar (podcast) yang tayang di YouTube, beberapa waktu yang lalu.
Ia menegaskan bahwa pemain yang akan PSIS rekrut bukanlah pemain biasa. Bahkan, menurut Aggy, PSIS siap menyambut kedatangan tiga pemain asing berkualitas tinggi dengan riwayat karir mengesankan.
“Tiga pemain asing ini grade A, CV mereka ngeri-ngeri, salah satunya eks Lazio,” ujar Aggy penuh antusias.
BACA JUGA: Terjerembab di Ambang Zona Degradasi, Ini 3 Faktor Utama Penyebab PSIS Semarang Terpuruk di Liga 1
Sebagai agen yang telah lama bekerja sama dengan klub bola kebanggaan Semarang itu, Aggy terkenal sering membawa pemain asing ke tim Mahesa Jenar.
Sejak tahun 2019, Aggy secara konsisten membantu mendatangkan pemain asing, termasuk Jonathan Cantillana asal Cile.
Saat ini, hampir seluruh pemain asing PSIS ialah hasil rekrutan Aggy. Ia juga menjelaskan bahwa pemain asing “grade A” yang akan datang nanti memiliki nama besar dan pengalaman bermain di liga-liga top Eropa.
PSIS berharap kedatangan mereka akan meningkatkan performa tim pada paruh kedua musim ini.
Sejumlah pemain asing PSIS saat ini belum maksimal
Keputusan mengambil langkah perekrutan pemain baru ini karena beberapa pemain asing yang Laskar Mahesa Jenar miliki saat ini belum memberikan kontribusi maksimal.
Khususnya di posisi penyerang, PSIS masih mengalami kekurangan pemain yang dapat memberikan dampak nyata dalam mencetak gol.
Saat ini, PSIS memiliki delapan pemain asing yang bermain di Liga 1 2024/2025. Namun, demi memperbaiki posisi di klasemen, manajemen PSIS memutuskan untuk mencari amunisi baru pada bursa transfer tengah musim.
BACA JUGA: PSIS Semarang Telan 7 Kekalahan dari 10 Laga, Gilbert Agius Sebut Gegara Belum Balik Jatidiri
PSIS berharap dengan masuknya pemain-pemain baru, performa tim bisa bangkit dari keterpurukan.
Performa PSIS yang belum stabil terlihat dari sepuluh pertandingan terakhir mereka, di mana tim mengalami tujuh kekalahan. Hasil ini membuat PSIS terjebak di posisi ke-15 klasemen, mendekati zona degradasi. (*)





