Scroll Untuk Baca Artikel
HeadlineNews UpdatePolitik

Puan: 2024 Tunggu Ketum, Jangan Ambil Keputusan Sendiri, Itu Sesat!

×

Puan: 2024 Tunggu Ketum, Jangan Ambil Keputusan Sendiri, Itu Sesat!

Sebarkan artikel ini
Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat memberikan pengarahan di kantor DPC PDIP Boyolali. (DPD PDIP Jateng)

BOYOLALI, 19/1 (beritajateng.tv) – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengunjungi kantor DPC PDIP Kabupaten Boyolali di sela-sela kunjungan kerjanya di Jawa Tengah. Ia memberi pengarahan kepada jajaran pengurus DPC PDIP Boyolali.

Kedatangan Puan disambut oleh pimpinan  DPC Boyolali, Rabu (19/1/2021). Ia didampingi sejumlah elite partai banteng moncong putih itu, termasuk Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka yang juga politisi PDIP.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Ini kehadiran di dapil saya secara langsung setelah pandemi Covid-19 melanda selama 2 tahun. Sudah kangen banget,” ujar Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mengaku sebenarnya sudah sejak lama ingin mengunjungi wilayah Dapilnya, yakni Dapil Jawa Tengah V namun terkendala Covid-19. Puan mengatakan, meski ia cukup lama tak bertandang ke dapilnya, bukan berarti dirinya tak melakukan apa-apa.

“Semua program saya kirim lewat struktur partai untuk diterima masyarakat. Kewajiban saya sebagai anggota dari dapil ini terus dilakukan meski tidak secara langsung,” tuturnya.

Puan pun mengingatkan seluruh kader PDIP untuk selalu waspada terhadap bahaya Covid-19. Apalagi menuju Pemilu 2024, semua disebutnya harus tetap sehat agar mampu bertarung di medan politik.

“Cuma Boyolali yang perolehan kursinya paling banyak. Ada 35 kursi dari 45 kursi DPRD. Mari kita berjuang agar perolehan kursinya naik,” sebut Puan.

“Boyolali paling solid, waktu Pak Seno (mantan Bupati Boyolali memimpin) apalagi. Ke depan harus tanggung jawab semua, nggak boleh turun dari 35 kursi. Kemarin sudah solid, sekarang lebih solid lagi,” sambung mantan Menko PMK itu.

Puan juga mengulas kembali perjuangan PDIP untuk kembali mencapai pucuk kekuasaan. Menurut dia, hal tersebut tidaklah mudah.

“Setelah 10 tahun puasa, sekarang 7 tahun berkuasa. Enak nggak?” tanya Puan kepada kader PDIP.

Tinggalkan Balasan