Ekbis

Quest Hotel Simpang Lima Semarang Siap Wujudkan Pernikahan Impian, Intimate Wedding hingga Resepsi 500 Tamu

×

Quest Hotel Simpang Lima Semarang Siap Wujudkan Pernikahan Impian, Intimate Wedding hingga Resepsi 500 Tamu

Sebarkan artikel ini
intimate wedding
Wedding Sania & Agung at Diamond Ballroom Quest Hotel Simpang Lima Semarang. (Foto: Dok. Quest Hotel Simpang Lima Semarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Industri pernikahan di Indonesia terus mengalami perkembangan seiring perubahan preferensi pasangan muda dalam merencanakan hari istimewa mereka. Jika sebelumnya resepsi besar menjadi pilihan utama, kini konsep pernikahan yang lebih personal dan intim mulai banyak diminati.

Menjawab tren tersebut, Quest Hotel Simpang Lima Semarang menghadirkan berbagai pilihan paket pernikahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon pengantin, mulai dari intimate wedding hingga resepsi berskala besar.

Quest Hotel Simpang Lima Semarang menghadirkan berbagai pilihan paket pernikahan yang dapat ԁisesuaikan dengan kebutuhan calon pengantin, mulai dari intimate wedding hingga resepsi berskala besar.

BACA JUGA: Quest Hotel Simpang Lima Semarang Hadirkan Iftar “Taste of Asian with Cappadocia”, Menu Asia dan Timur Tengah

Sebagai hotel bintang 4 yang berlokasi strategis di pusat Kota Semarang, Quest Hotel Simpang Lima Semarang menawarkan paket intimate wedding untuk 100 tamu dengan harga mulai dari Rp20 juta. Paket ini ԁirancang bagi pasangan yang menginginkan suasana pernikahan yang hangat, eksklusif, dan berkesan bersama keluarga serta kerabat terdekat.

Selain konsep intimate wedding, Quest Hotel Simpang Lima Semarang juga memiliki ballroom. Kapasitasnya lebih dari 500 tamu yang dapat ԁigunakan untuk resepsi berskala besar.

Fleksibilitas venue yang ԁimiliki memungkinkan calon pengantin untuk memilih konsep acara sesuai kebutuhan dan anggaran tanpa mengurangi kenyamanan para tamu yang hadir.

Venue Intimate Wedding di Quest Hotel Simpang Lima Semarang

General Manager Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Yohanes Argowardono, mengatakan bahwa tren pernikahan saat ini menunjukkan perubahan pola pikir calon pengantin yang lebih mengutamakan pengalaman dan kualitas acara.