Ratusan SD di Blora Kekurangan Murid, Program KB Dinilai Jadi Biang Kerok

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora, Widodo

BLORA, 6/7 (BeritaJateng.tv) – Sebanyak 151 SD di Blora kekurangan murid. Menurut data laporan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora sebanyak 151 SD itu mendapatkan murid dibawah 10.

Namun ada 9 SD yang memang tidak merekrut murid karena sudah di regruping atau di gabung dan ada 7 SD yang sama sekali tidak mendapatkan murid

Dari 598 SD Negeri/swata di Kabupaten Blora yang mendapatkan siswa dibawah 28 sesuai kuota rombel, ada 534 sekolah. Sedangkan yang dibawah 10 sebanyak 135 SD.

Menurut keterangan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora Widodo ada beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya murid tersebut.

“Yang pertama memang jumlah anak di usia sekolah itu kan berkurang, keberhasilan KB lah. Terus yang kedua khususnya anak SD ya, sekarang kan banyak sekolah yang berbasis agama, jadi kalau swasta seperti kan tidak mengenal zonasi,” kata Widodo.

Kalau yang SMP menurutnya juga hampir sama, lulusan SD banyak juga yang ke pondok pesantren di luar Blora, karena memang tren orang tua sekarang seperti itu.

“Yang sering saya jumpai hal seperti itu, kan di sekolah sekolah pinggiran ya, sekolah SMP satu atap,” imbuhnya.

Disdik Blora memastikan meskipun jumlah siswa tidak sesuai kuota, kegiatan belajar mengajar disejumlah sekolah tersebut tetap berjalan seperti biasa. Pasalnya sejumlah sekolah tersebut masih dibutuhkan keberadaanya. (Her/El)

Leave a Reply