“Yang lebih daripada itu adalah bagaimana toleransi yang ada di Jawa Tengah tetap terjaga. Bukan cuma toleransi, namun bagaimana tentang memahami, menghargai, dan bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang harmonis,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk aktif melawan tindakan perundungan maupun sikap intoleransi, baik di lingkungan pendidikan maupun di masyarakat luas.
“Kita bersama-sama tidak hanya tes, tapi untuk menjaga jangan sampai bullying, jangan sampai intoleransi itu meluas. Kita harus berantas,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





