Teksturnya lembut dengan rasa sederhana yang menjadi ciri khas Toko Oen selama puluhan tahun.
“Dari dulu sampai sekarang, cara membuat es krim ini tetap sama,” tambah Jennie.
Menariknya, seluruh rangkaian menu ini di tawarkan dengan harga Rp90 ribu per orang, menyesuaikan usia Toko Oen yang telah mencapai 90 tahun.
“Kalau kita hitung satu per satu, nilainya sebenarnya jauh lebih tinggi. Tapi ini bagian dari perayaan kami,” ungkapnya.
Dengan kapasitas terbatas sekitar 25 hingga 30 orang per sesi, pengalaman makan yang lebih eksklusif dan intim.
Antusiasme pelanggan pun cukup tinggi, bahkan sebelum program ini mulai, tiket untuk acara pembuka langsung habis dalam waktu singkat.
Perayaan ini tidak sekadar menghadirkan makanan, tetapi juga menghidupkan kembali cerita panjang sebuah dapur yang terus bertahan lintas generasi.
Bagi Toko Oen, setiap hidangan bukan hanya soal rasa, melainkan jejak sejarah yang tetap terjaga hingga kini. (*)
Editor: Elly Amaliyah





