Sebelumnya, Kapolda menekankan agar hewan yang dikumpulkan sebagai hewan korban agar diseleksi dan terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
Adapun proses penyembelihan dan pemotongan hewan kurban, dilakukan personil Satbrimob bersama warga masyarakat. Selanjutnya daging hewan kurban tersebut dibagikan pada sejumlah yayasan, masyarakat kurang mampu dan warga sekitar.
“Ibadah kurban menggambarkan ketaatan dan ketaqwaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah SWT. Ada semangat rela berkorban dan keikhlasan dalam momen tersebut,” kata Basuki.
Diharapkan teladan nabi Ibrahim dan nabi Ismail tersebut memberi insiprasi bagi masyarakat dan personil Polda Jateng untuk selalu menumbuhkan keikhlasan dan semangat rela berkorban bagi sesama dalam kehidupan sehari-hari.
“Diharapkan pula agar seluruh anggota Polri dan masyarakat senantiasa meningkatkan ketaqwaan dalam kehidupan beragama. Kita juga berharap semangat toleransi dan menghargai sesama juga selalu ditampakkan untuk mewujudkan hakekat Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamiin,” harapnya. (Her/El)