Jateng

Rekayasa Jalur Gombel Baru: Arus Dialihkan ke Tol Jatingaleh-Srondol saat Padat, Warga Tembalang Lewat Undip-Wahidin

×

Rekayasa Jalur Gombel Baru: Arus Dialihkan ke Tol Jatingaleh-Srondol saat Padat, Warga Tembalang Lewat Undip-Wahidin

Sebarkan artikel ini
Gombel Baru
Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, saat dijumpai di Kantor Satker PJN 3 Jawa Tengah, Banyumanik, Senin, 13 April 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polrestabes Semarang akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Gombel, Kota Semarang, seiring rencana pekerjaan jalan nasional di turunan Gombel Lama yang ԁimulai pada 20 April 2026 besok.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, mengatakan penutupan jalur tersebut akan berdampak langsung pada arus kendaraan, sehingga ԁiperlukan pengaturan lalu lintas secara menyeluruh.

“Rencana tanggal 20 April [BBPJN] akan melakukan pekerjaan di jalan nasional turunan Gombel Lama, sehingga kita perlu melaksanakan rekayasa lalu lintas. Gombel Baru kita buat dua arah, itu lebar jalannya 10,5 meter, sehingga kemungkinan kita lebih prioritaskan yang dari bawah, dari bawah dua lajur, dari atas satu lajur lebih dikit,” ujarnya saat beritajateng.tv jumpai di Kantor Satker PJN 3 Jawa Tengah, Banyumanik, Senin, 13 April 2026.

BACA JUGA: BBPJN Jateng-DIY Bantah Jalan Gombel Lama Ditutup 14 April: Masih Sesuai Rencana, Tutup 20 April

Yunaldi menuturkan, prioritas arus dari bawah ԁilakukan untuk mengantisipasi gangguan kendaraan, terutama di jalur menanjak.

“Kenapa lebih kami prioritaskan dari bawah? Karena nanti kalau ada yang gangguan mengalami mogok masih ada sebelah kanan satu lajur yang masih lewat ke atas,” imbuh Yunaldi.

Rekayasa Jalur Gombel Baru Berlaku 24 Jam, Polisi Akui Tak Bisa Hindari Kepadatan Kendaraan

Yunaldi menegaskan, rekayasa lalu lintas tersebut akan berlaku selama 24 jam penuh, dengan fokus pengaturan pada jam sibuk pagi dan sore hari.

“Jadi itu berlaku 24 jam, saat pagi berangkat kerja dan pulang kerja sore hari, ini yang menjadi prioritas kami. Makanya kami sampaikan kepada masyarakat untuk nanti menggunakan jalan alternatif yang sudah kami siapkan,” jelasnya.

Ia mengakui, proyek perbaikan jalan tersebut tidak bisa ԁilepaskan dari dampak kemacetan, khususnya di wilayah Semarang atas.

BACA JUGA: Gombel Lama Ditutup Pertengahan April 2026: Jalan Setiabudi Dua Arah, Truk Diimbau Lewat Tol Banyumanik-Jatingaleh